Pondok Pesantren AL-BAIAD

6 Tips Menggapai Kebahagiaan

1 Mei 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Keimanan dan Perbuatan Baik

Dua hal ini akan membentuk seseorang rela terhadap segala ketentuan Allah untuk dirinya, selalu bersyukur atas segala kebaikan dan sabar menghadapi segala musibah yang melilitnya

Berhias diri dengan perangai baik
Sikap baik dan buruk akan menjadi bumbu dalam berinteraksi, maka perangai akhlak yang baik harus selalu menghiasi perangainya

Selalu Mengingat Allah

Artinya, kita harus selalu merasa diawasi dan dipantau oleh Allah akan membuat hati kita tenteram dan tenang menghadapi semuaa kejadian di permukaan bumi

Menjaga Kesehatan Jasmani dan Rohani
Jagalah baik-baik kesehatan kita, karena kesehatan akan membantu untuk beraktifitas di jalan kebaikan

Berusaha untuk memiliki harta yang bisa menghantarkan pada kebahagiaan
Islam tidak mengingkari bahwa harta juga memiliki peran penting untuk membahagiakan seseorang, namun Islam juga mengingatkan bahwa harta melimpah tidak menjamin seseorang menjadi bahagia.

Mengatur waktu
Dengan pengaturan waktu yang Efektif dan Efisien, ketenangan dan kesehatan jiwa akan senantiasa terjaga dan aktivitas baikpun akan selalu menyertainya.

(oleh Nur Maya Islamiyah, pelajar sekaligus santri Madrasatul Qur’an Pelita Hati Az-Zahro Pesantren Darul Ibadah AL_BAIAD Surabaya)

Kategori: Galeri Artikel
Ditandai:

“Kebutuhan”, dipenuhi atau memenuhi?

1 Mei 2008 · & Komentar

Mulai hari ini (1 mei ) sampai sebulan ke depan (hingga 31 Mei Mendatang), masyarakat Surabaya akan dimanjakan dengan belanja diskon, berhadiah dan aneka hiburan di 14 pusat perbelanjaan besar di metropolis.
Rencananya nanti malam (1/5), Even belanja terbesar tahun ini, Surabaya Shopping Festival (SSF) 2008 akan dibuka dan diresmikan oleh Walikota Surabaya Bambang D.H. di Atrium Tunjungan Plaza I.
Sebuah acara yang menurut saya, hanya akan menumbuhsuburkan budaya konsumtif masyarakat kita.
Bagaimana tidak, even yang diikuti oleh sekitar lima ribu tenant (stan) yang tersebar di 14 pusat perbelanjaan besar metropolis tersebut akan memprovokasi masyarakat untuk pergi ke pusat perbelanjaan, mentrigger syahwat berbelanja mereka.
Berbagai embel-embel yang diusung, mulai dari diskon-yang konon katanya sampai 70%-, belanja berhadiah, dan embel-embel lain yang sifatnya memanjakan akan menjadi magnet. (lagi…)

Kategori: Galeri Artikel
Ditandai: ,