15 Macam Undangan Bencana

Bismillahirrohmaanirrohiim…

Sahabat-sahabat yang dirahmati Allah, sedulur-sedulur sebangsa dan setanah air. Belakangan ini negeri kita tercinta Indonesia, digempur oleh berbagai bencana alam. Apa gerangan hikmah yang ingin disampaikan Allah kepada kita.

Rosululloh SAW, pernah memperingatkan ummatnya dalam hadistnya mengenai beberapa perbuatan tercela yang dapat mengundang bencana.

Rosululloh SAW bersabda:Apabila ummatku (ummat Islam) telah melakukan 15 macam perbuatan tidak terpuji, maka turunlah bala’ / musibah / bencana.
Sahabat bertanya :Apa saja 15 perbuatan tersebut ya Rosululloh?

Rosul SAW menjawab :

  1. apabila harta negara berputar pada penguasa (pejabat) dan pengusaha (konglomerat)
  2. amanat disalahgunakan (korupsi merajalela)
  3. zakat (pajak) sudah diselewengkan
  4. suami (pria) sudah tunduk, takut kepada istri (wanita)
  5. anak durhaka kepada ibunya
  6. bersikap terlalu baik kepada temannya
  7. anak durhaka / berani melawan bapaknya
  8. hiruk piku suara di masjid (tidak dapat menjaga kesucian dan kehormatan masjid)
  9. yang menjadi pemimpin jelek moralnya (akhlaknya)
  10. dihormati seseorang karena takut
  11. minuman keras (miras) sudah membudaya
  12. memakai kain sutra bagi pria dianggap hal yang biasa (tren-budaya)
  13. artis (bintang film) dan musik jadi hobi dan idola (panutan)
  14. nyanyian jadi kebutuhan
  15. umat yang hidup di kahir zaman suka melaknat/ mencaci maki salafush sholeh (umat) di jaman dahulu

maka di saat itu nantikan kedatangan : angin yang panas (gunung meletus), gempa bumi dan longsor (banjir, tsunami)
(HR. Imam Tirmidzi, dari Sahabat Ali bin Abi Tholib)

Mari kita merenung saudara-saudaraku, bukankah semua yang diperingatkan oleh Rosululloh SAW telah banyak kita jumpai??
mari kita bertobat, memohon ampunan, semoga kita digolongkan oleh Allah ke dalam hambanya yang selamat.

Sumber referensi : kitab Al-Jami’ush Shoghier, hadits no : 774, karya Imam Jalaluddin As-Suyuti, Ra.

Dirosah Tsaqofah ISlamiyah 1431 H : Go Enterpreneur

Dirosah Tsaqofah Islamiyah adalah event rutin yang diadakan di ponpes darul ibadah Al-Baiad. Temanya pun beragam dari tahun ke tahun. Kali ini, tema yang diangkat adalah kewirausahaan.

poster dirosah

Go Enterpreneur

Acara dimulai sekirat pukul 09.00 WIBGRATISSSS!!!!!

MQ. Pelita Hati Az-Zahro

Madrasatul Qur’an Pelita Hati Az-Zahro atau lebih dikenal dengan sebutan MQ. Az-Zahro adalah Unit kegiatan pendidikan dengan peserta didik mulai usia TK sampai sekolah menengah atas / kejuruan. MQ. Az-Zahro kini memiliki 9 kelas belajar yang terbagi menjadi 2 waktu belajar, yakni sore dan malam. Kelas sore adalah kelas Pendidikan Al-Qur’an. Kelas ini terdiri dari peserta didik usia TK sampai SD. Sedangkan kelas malam adalah adalah kelas pendidikan Diniyah, dengan peserta didik mayoritas usia sekolah SMP sampai dengan SMA. Materi yang diberikan pun beragam, termasuk Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, seni baca Al-Qur’an atau qiro’ah, seni baca sholawat dan seni berpidato atau muhadhoroh.

Majelis Ta’lim Ahad Dluha

Pengajian yang mayoritas diikuti oleh para pelajar, mahasiswa dan karyawan ini dilaksanakan setiap hari Ahad siang. Biasanya dimulai pukul 14.00, langsung diasuh oleh muassisul ma’had Ust. Drs. Syaiful Ulum Nawawi, SE. MM. Diantara kitab-kitab yang dikaji antara lain adalah Ahkamul Fuqoha dan Ahkamun Nabawiyah untuk ilmu fiqih, Nashaihul Ibad dan Hikam untuk Ilmu Tasawwuf, Kitab Jami’us Shoghir dan Muhtarul Ahadits untuk ilmu Hadits, serta kitab Qurrotul ‘Uyun untuk bimbingan rumah tangga sakinah. Penyampaian materi yang jauh dari kesan konservatif dan kolot membuat para muda yang terdiri dari kalangan pelajar dan mahasiswa ini tidak bosan, selain itu materi dari kajian selalu dikaitkan dengan masalah-masalah kontemporer sehingga relevansi kajian dengan kehidupan senantiasa tetap ada.

Peletakan Batu Pertama Gedung Baru

Bismillaahirrohmaanirrohim

Sudah lama sebenarnya postingan ini mau dipublish, namun karena berbagai kesibukan ini itu, akhirnya baru kali ini dapat mengabarkan kepada sahabat-sahabat semua berita tentang pembangunan gedung baru Pesantren Darul Ibadah Al-baiad.

doa bersama

doa bersama dipimpin pengasuh

Alhamdulillah, berkat rahmat dan karunia Allah swt, pada tanggal 6 April 2010, telah dilakukan peletakan batu pertama gedung baru. Gedung baru ini berada tepat di depan musholla Pesantren darul Ibadah Al-Baiad. Gedung dengan luas 21×9 m² ini rencananya akan berwujud dua lantai, lantai dasar insya Allah akan dibuat asrama anak-anak yatim putra sedangkan lantai kedua akan dibuat aula / gedung serba. Lanjut membaca

Mulailah dari hal yang kecil

Alas kaki para santri Al-Baiad yang tertata rapi

Alas kaki para santri Al-Baiad yang tertata rapi

Memulai disiplin dari hal yang paling kecil, itulah yang selalu ditanamkan oleh pengasuh Pesantren. Setiap memulai dan selesai mengaji para santri diwajibkan menata dengan rapi alas kaki yang dipakainya, hal ini akan membiasakan para santri untuk tertib dan disiplin. Ketika hal-hal kecil sudah tertata dengan baik dan disiplin sudah tertancap kuat di benak seseorang maka hal itu akan menular kepada hal-hal yang lebih besar di atasnya. Mulai dari menata sandal, menata perilaku, menata pikiran, menata hati, dan dapat dengan mudah menata yang lainnya. Jangan remehkan hal-hal yang kecil, karena hal-hal kecil akan berpengaruh pada hal-hal besar. Jadi mulailah dari hal-hal yang kecil.

Lebih Bersih, Lebih Indah, Lebih Tertata

This gallery contains 6 photos.